jump to navigation

Kayu Siwak Vs Sikat Gigi June 4, 2009

Posted by Liliek in Karguzari.
trackback

Sumber: http://fikirdanrisau.blogspot.cm/ (Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia)

Baru-baru ini saya telah membaca majalah SOLUSI volume 2 yang mengritik hebat kayu siwak dan minyak zaitun yang ditulis oleh saudara kita se-Islam.  Dalam penulisannya saudara tersebut menjelaskan bahwa kalau hendak mengamalkan sunnah perlu mengikuti zaman.  Tergerak hati saya untuk membahas isu ini.  Walau bagaimanapun, disini saya bukan untuk membuat fatwa atau hukum, tetapi lebih didasarkan kepada opini dan kajian-kajian yang telah ada.  Segala kritik dan saran yang baik mengenai posting ini sangat penting bagi saya.

Sebelum itu, saya sajikan kelebihan bersiwak sebagaimana yang terdapat dalam banyak hadits.

Fadhilah Miswak (Kayu Siwak):

“Menggunakan miswak menjadikan satu asbab kemudahan dalam sakaratul maut.  Selalu menggunakannya akan memudahkan roh keluar dari jasad apabila waktu yang ditetapkan itu tiba.” (Syarhus-Sudur)

‘Aisyah r.ha. berkata bahwa: “Miswak (penggunaan secara tetap) dapat menyembuhkan penyakit kecuali mati.” (Dilaporkan oleh Dailami di dalam Firdaus)

“Empat perkara yang menambahkan kecerdasan yaitu meninggalkan percakapan sia-sia, menggunakan miswak, duduk di dalam majlis orang-orang soleh, dan duduk di dalam majlis para ulama”. (Thibbi Nabawi)

Allamah Ibn Dariq rah.a berkata, “Kebaikan yang terkandung di dalam penggunaan miswak selepas bangun dari tidur ialah ketika tidur uap busuk naik dari perut ke arah mulut.  Hal ini mengakibatkan bau busuk di dalam mulut dan juga berubahnya indera perasa atau kecapan.  Penggunaan miswak akan menghilangkan bau busuk tersebut dan memperbaiki perubahan yang terjadi pada indera perasa tersebut.”

Ali r.a. berkata bahawa: “Miswak mempertajamkan ingatan.”

Subhanallah, Maha suci Allah… sungguh indah dan sempurna agama yang diturunkan-Nya, sungguh mulia hukum-hukum yang disyariatkan-Nya, karena tak ada satupun dari apa-apa yang diturunkan-Nya dan apa-apa yang diciptakan-Nya kecuali pasti ada manfaat dan hikmahnya.  Kesempurnaan Islam ini benar-benar tiada bandingannya dibandingkan agama-agama lainnya.  Diantara kesempurnaan Islam adalah syariat bagi ummatnya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, seperti kewajiban istinja’ setelah buang air, mandi janabat setelah junub, bahkan banyak sekali hikmah-hikmah syariat yang tersingkap dalam ajaran Islam yang telah dibuktikan oleh sains modern, seperti khasiat madu, habbatus sauda’ (jinten hitam), minyak zaitun hingga ‘si kayu ajaib’ siwak yang bermanfaat bagi kesihatan gigi dan gusi.

Setelah kedatangan Islam, Rasulullah SAW. menetapkan penggunaan siwak sebagai sunnah beliau yang sangat dianjurkan, bahkan beliau bersabda : “Seandainya tidak memberatkan ummatku, maka aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudhu” (Muttafaq ‘alaihi).  Hal ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW. adalah orang pertama yang mendidik manusia dalam memelihara kesehatan gigi. …

Secara logika, kayu siwak lebih mudah dibawa kemana-mana dibandingkan sikat gigi.  Hanya diletakkan dalam saku dan tidak memerlukan pasta gigi.  Malah beberapa zat vitamin yang Allah SWT. beri terdapat pada kayu siwak.  Kita digalakkan untuk bersikat gigi setiap kali hendak sholat, tetapi apakah kita sanggup bawa sikat gigi dan pasta gigi dalam saku kita kemana sahja kita pergi?  Memang tidak pernah saya lihat seseorang berbuat semacam itu, tetapi sangat mudah jika bawa kayu siwak yang memang banyak kelebihannya.

Malah jika kita perhatikan zaman sekarang, pasta gigi kadang-kadang yang tidak jelas kehalalannya mempunyai banyak bahan kimia yang berbahaya.  Memang cukup pelik bagi kita untuk meneliti sumber yang haram yang terkandung dalam pasta gigi.  Tidak dinafikan juga terdapat pasta gigi yang halal seperti keluaran perusahaan tertentu atau yang bersertifikat halal dari MUI.  Namun jika kita menggunakan kayu siwak dijamin halal 100% karena sumbernya murni dari tumbuhan yang diciptakan oleh Allah SWT.  Berdasarkan pengalaman penulis yang selalu menggunakan kayu siwak, apabila kita hendak sholat, lidah kita akan menjadi ringan dan lembut untuk melafadzkan bacaan ayat al-Quran dan dzikir.  Subhanallah. Sangat nikmat rasanya jika dibandingkan setelah menggunakan pasta gigi dan sikat gigi.

Kepada yang hendak menggunakan kayu siwak tetapi malu atau tidak tahu menggunakannya maka disarankan kita keluar jalan Allah SWT. InsyaAllah akan diberikan kekuatan untuk mengatasi perasaan malu untuk melakukan kebaikan dan amal sunnah.  InsyaAllah kita semua sedia! (Tasykil…)

Tahukah anda bahwa bersiwak itu penting dalam Islam?

miswak-brush3

Ibn Umar r.a. berkata: Rasulullah SAW. bersabda, “Jadikan bersiwak itu satu amalan, karena yang demikian (bersiwak) itu menyehatkan mulut dan merupakan sesuatu yang disukai Yang Maha Pencipta” ( Hadis Riwayat Al-Bukhari ).

Daripada Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW. bersabda: “Kalau tidak menyusahkan umatku niscaya aku menyuruh mereka bersiwak setiap kali hendak menunaikan sholat” (Hadis Riwayat Al-Bukhari).

Proses pencemaran proton pada gigi

teeth

Gigi yang tercemar menjadikan ia mudah menarik logam berat dan bahan berasam untuk melekat kepadanya.  Bahan ini akan melekat pada dinding gigi dan membentuk plak (plaque). Plak akan menebal dan menjadi keras.  Plak ini tidak bisa dibersihkan secara fisik seperti mencongkel, menggosok gigi dengan sikat gigi dengan pasta gigi dan sebagainya.

Proses Gigi Mendapat Elektron

caj gigi sugi

Gigi yang menerima elektron akan mempunyai getaran asal yang tidak menerima benda asing melekat kepadanya.  Ia juga berusaha untuk mengawal aktivitas biotik dan terhindar dari terjangkit kuman.  Oleh karena itu, gigi yang disosok dengan kayu siwak (kayu sugi /malaysia) mempunyai kemampuan untuk menanggalkan plak lebih baik daripada menyungkil atau menyikat.  Walaupun anda hanya menggosok beberapa gigi saja, elektron akan tersebar ke gigi lain yang bersebelahan apabila gigi tersebut bersentuhan atau rapat.

Plak dibagian belakang gigi juga akan tertanggal walaupun tidak dicapai oleh kayu siwak.  Dengan hanya menggosok dibagian depan gigi, bagian belakangnya juga turut mendapat elektron yang membantu menanggalkan plak dengan sendiri, insyaAllah.

Oleh karena itu, menggosok tidak perlu mencapai keseluruh permukaan gigi termasuk gigi belakang dan geraham belakang.  Kecuali jika terdapat renggangan gigi, maka gigi yang renggang tersebut perlu digosok karena elektron tidak mengalir dengan sempurna dari gigi depan.

Sikat Gigi Linen atau Plastik

sikat gigi

Terdapat berbagai jenis sikat atau pembersih gigi di pasaran.  Begitu juga dengan pasta gigi.  Mereka membuat berbagai teknik dan rekayasa.  Diantara teknik yang digunakan ialah seperti mesin getar, mesin yang memutar sikat, pengurut gusi dari getah, pembersih lidah dan sebagainya.  Berdasarkan kajian saintifik, menyikat dengan berbagai cara menggunakan sikat linen atau plastik walaupun sikat tersebut dibuat dengan berbagai bentuk yang canggih, sebenarnya tidak akan membantu membersihkan menanggalkan plak dengan sempurna.

Sikat yang dibuat dari linen atau plastik amat mudah memerangkap bakteri. Itulah sebabnya persatuan dokter gigi menyarankan agar sikat gigi diganti setiap DUA bulan sekali! Mungkin anda lihat sikat gigi tersebut masih baru dan belum rusak atau sikatnya masih keras, tetapi ia sudah membahayakan kesehatan gigi.

Kerisauan yang berdasar..

Di pasaran dunia dan Malaysia khususnya (termasuk Indonesia) terjadi lonjakan barangan keperluan yang dibuat dari sumber yang haram dan beracun.  Berdasarkan pada Panduan Halal Haram yang di keluarkan oleh Consumer Association of Penang (2006),

“Lazimnya sikat yang dibuat dari bulu babi dilabelkan sebagai ‘Pure Bristle’.  Selain sikat lukisan, sikat cat, sikat penggosok sajadah dan songkok, sikat gigi dan sikat cukur dikhawatirkan mengandung bahan haram ini.”

odol

Disaat umat Islam dilanda kebimbangan mengenai status barang halal, khususnya keperluan dalam menjaga kesehatan mulut, Nabi SAW. telah memberikan satu solusi yang terbaik sejak 600M yang lalu.  Pada zaman nabi telah terdapat berbagai jenis alat pembersih mulut seperti powder, tetapi siwak tetap menjadi pilihan Baginda SAW.

Tepuk dada, tanya iman.  Fikir-fikirkan dan risau-risaukan.  Selamat beramal.

About these ads

Comments»

1. Siwak Indonesia - November 12, 2014

kami menjual siwak dengan kualitas terbaik dengan harga eceran dan grosir.. pemesanan via whatsapp di no 08888727232 atau https://twitter.com/SiwakIndonesia

2. jibran aulia - March 1, 2014

sayapun berniat mw bersiwak,krn nyarinya susah untuk saat ini sy pake odol yg bahan aktifnya kayu siwak.kapan2 klo sy dpt kayunya InsyaAllah lss pake

3. Nurkholisah - August 5, 2013

Saya mau tanya kalo di daerah bogor beli siwak dimana ya?

4. berkah sunnah - January 16, 2013

informasi dan pemesanan siwak
silahkan menghubungi ym : berkah.sunnah

5. RYAN - May 3, 2012

Untuk Bapak Tauhid yang memposting tgl 16 desember 2010, saya mau tahu alamat pastinya penjual Siwak yang ada di Kebon Jeruk Hayam wuruk Jakarta itu dimana ya Pak,saya juga minat untuk membeli di markasnya langsung. untuk kesehatan gigi dibandingkan dengan fluoride dari Pasta Gigi. Mohon bantuannya bagi kawan-kawan yang tahu lokasi pastinya. Terima kasih

Liliek - May 1, 2012

Siwak bisa dipakai berkali-kali, setelah dipakai di simpan dengan posisi berdiri dan yang terkupas dibagian atas. Akan lebih baik jika direndam dalam air mawar. Untuk menggunakannya tentunya harus dikupas dahulu sepanjang satu ruas jari telunjuk anda, jika siwak dipakai rutin setiap hari siwak dikupas lagi setiap 3 (tiga) hari sekali. Saya pernah denger dari teman katanya cara pemakaian siwak yang lebih lengkap ada di kitab kuning yang biasa dipelajari di pesantren2 salaf (Nahdlatul Ulama). Mohon koreksinya jika ada yang kurang atau salah…

6. eno - May 1, 2012

Kalo siwak digantinya berapa kali sekali? Apa sekali pakai langsung ganti atau bagaimana?
Terus bagaimana cara menggunakannya dari pertama beli apakah dikupas dulu atau bagaimana?
Mohon jawabannya, terimakasih sebelumnya :)

7. assadanawi - March 30, 2011

Assalamualikum,
Rasulullah itu kaffatal linnas rahmatal lil’alamin ( untuk seluruh manusia dan seluruh alam ). Jadi Rasulullah itu seluruh sunnahnya untuk manusia dan alam (dari zaman ke zaman). Kalo ada orang yang menyalahi sunnah katanya tidak cocok dengan zaman berarti dia bukan dari golongan manusia .jadi apa? ya kalo nggak binatang …yaa syetan.

siwak itu luar biasa . cuma ana agak kesulitan dapat siwak. jauh sih. tapi InsyaAllah dakwah hidup sunnah akan terjaga.
amin

8. aldiansyah - March 6, 2011

Yang lgy pergi ke arab toloong .belliin aq siwak..

9. kaluk - February 2, 2011

aku azam mau guna

10. 2010 in review « KARKUN DEPOK II - January 2, 2011

[…] Kayu Siwak Vs Sikat Gigi June 2009 13 comments 5 […]

11. Tauhid - December 16, 2010

Temen ane dokter gigi dan sedang S2 kedokteran gigi di unpad, se temen mengeluh sering sakit disekitar geraham dan kulit dalam pipinya. dari segi medis ga ada obatnya kata si temen. ane tawarin pake siwak, setelah beberapa hari menggunakan siwak, kemudian dia bilang penyakitnya hilang. Alhamdulillah.
Dengan bercanda saya anjurkan si teman supaya S3-nya meneliti tentang siwak, setuju kan?
Sy sendiri da rutin pake siwak, memang benar karang gigi atawa plag sudah lama hilang. dan ini dinyatakan sendiri oleh si teman setelah melihat gigi ane. dan juga email gigi kita makin kuat.
Kalau ada seriawan itu mah cukup kunyah-kunyak siwaknya dan tahan air liur sebentar, lakukan beberapa kali, dijamin seriawan cepat nganbur.
masih kurang??
Siwak manambah kemesraan, gini ceritanya Istri ane selama ini nafasnya bau, setelah pake siwak hilang tu bau nafasnya, trus :)
Kalu mau murah beli siwak di Markaz kebon Jeruk Hayamwuruk jakarta. kalau beli satu ikat isi 50 harganya sekitar 50 rb.
Niat amal dan sampaikan
salam

12. Liliek - September 18, 2010

@Yoga: ane pernah mudzakarah sama anak pesantren, katanya di kitab kuning kalau pakai siwak dikupas ujungnya kurang lebih satu ruas ujung jari telunjuk orang dewasa hingga muncul serabutnya, terus digigit-gigit biar lembut. Kalau dipakai rutin tiap hari dipotong ujungnya tiap 3 (tiga) hari sekali. letakkan siwak dalam posisi berdiri dengan ujung siwak disisi atas, lebih baik jika direndam dalam air mawar. Mohon dikoreksi atau dilengkapi jika terdapat kesalahan dan kekurangan. JazakumuLlah khairan…

13. Yoga - September 7, 2010

Tolong jelaskan bagaimana sih cara menggunakan siwak? Saya masih bingung. Saya pernah beli kayu siwak di Tanah Abang. Di situ ditulis cara penggunaannya: kupas ujungnya sehingga muncul serabutnya, terus gigit-gigit serabut itu. Tapi artikel di atas menyebutkan bahwa penggunaan siwak adalah dengan menggosokkannya ke gigi. Yang digosokkan itu serabutnya ya? Jadi yang benar gimana? Tolong jelaskan. Terima kasih.

14. Ipan - May 2, 2010

Memperkenalkan!

CD HADITS 9 IMAM

BINGUNG CARI HADIS ??
NGGAK BISA BAHASA ARAB ??
NGGAK PUNYA / MALAS BUKA KITAB HADIS YG TEBEL 2X ??
BUKA AJA CD HADIS KITAB 9 IMAM

CARA BARU DAN MUDAH
MENELUSURI PULUHAN RIBU HADIS RASULULLAH SAW

Sekedar berbagi info terobosan hebat dan spektakuler dalam dakwah Islam di Indonesia. CD Hadis Kitab 9 Imam terlengkap dan Pertama di Indonesia. InsyaAllah CD ini dapat menjadi panduan sangat penting bagi:
Siswa, Mahasiswa, Tholibul Ilmu, Guru/Dosen, Da`i dan Aktifis Dakwah, Penulis dan Editor, Sekolah/Madrasah, Yayasan Islam, Penerbit Buku Islam, Orang Umum sekali pun.

Memuat lebih dari 62.000 hadis + Terjemahnya yang diambil dari kitab-kitab hadis Imam Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i, Malik, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Darimi.
Dilengkapi dengan Rawi hadis dan identitas perawi hadis, Skema/bagan jalur sanad, Indeks hadis, Biografi 9 Imam hadis, Tuntunan Ilmu hadis, Takhrij dan Komparasi Hadis, Dapat mencari hadis sesuai dengan kata (metode searching), tema, ataupun bab.
Hub 08122 791 8500

15. citra - November 3, 2009

Dmn Sh Beli siwak kl daerah jakarta????niatx pgn bwt penelitian nh tentang siwak …

16. abdul - October 29, 2009

subhanallah , begitu indah nya ajaran agama islam. semoga ana bisa mengamalkan memakai siwak setiap akan berwuduk. insya Allah

17. imanamalsoleh - October 25, 2009

Subhanallah di dalam sunnah ada kejayaan…

18. Kholid - August 29, 2009

Apa bnr dg brsiwak .1 x mngucpkn bismlah… Sma dngan 70x ?

19. ivan - August 20, 2009

di indonesia ada yang jual siwak? dimana ka? kasih tau alamat lengkapnya dong ka (klo g ngrepotin tolong kirim ke emailku ya ka)

20. Liliek - August 3, 2009

Lulu ndak usah repot2 ke Arab… bisa beli disekitar Jakarta antara Rp. 1.000,- s/d Rp. 5.000,- per batang… T_T

21. lulu - August 1, 2009

kalo kita gapunya siwak gmn?? kan jauh belinya mpe di arab sgala. T_T

22. ina - July 23, 2009

assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh

Alhamdulillah, sekarang saya pun ikut2an bersiwak..padahal dulu sampe ogah dan nolak waktu ditawari Ayah pakai siwak..tapi sekarang..tiap bersiwak jadi kesemsem mulu..abis ingat kl Rasulullah Saw itu sangat suka bersiwak

biar dikata ketinggalan zaman..tapi kan katanya dalam sunnah itu ada kejayaan.. insya Allah

23. faisal - July 23, 2009

sekarang ana guna dua2.
tapi bebaloi kah?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: